Jumat, 30 Desember 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Tutorial Illustrator - Simple Flower

Posted: 29 Dec 2011 07:29 PM PST

Di tutorial kali ini, kita akan belajar membuat bentuk melingkar dengan sumbu yang akurat menggunakan Adobe Illustrator. Tehnik semacam ini sangat bermanfaat untuk membuat bentuk-bentuk spesifik seperti pada simbol maupun logo. Tutorial ini menggunakan studi kasus membuat bentuk bunga sederhana. Kamu juga dapat berimprovisasi dengan bentuk-bentuk lainnya. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!




Step 1
Buat dua buah bentuk ellipsemenggunakan ellipse tool (L), posisikan dan beri warna seperti pada gambar dibawah.


Step 2
Ubah Blending Mode dari kedua ellipse tersebut menjadi Multiply.


Step 3
Seleksi kedua ellipse tersebut, tahan tombol Alt di keyboard, kemudian drag kebawah untuk membuat kopiannya.


Step 4
Seleksi dua buah ellipse hasil kopian, kemudian pilih Object > Transform > Reflect lalu check pada bagian vertical untuk membalik objek secara vertikal. Lakukan langkah yang sama sekali lagi, tapi kali ini conteng pada Horizontal.


Step 5
Seleksi seluruh ellipse yang ada, kemudian pilih Object > Transform > Rotate. Pada jendela Rotate, isi bagian Angle = 22.5, lalu klik tombol copy.


Step 6
Tekan tombol Ctrl+D di keyboard untuk mengulang proses kopian sampai objek ellipse tadi membentuk visual seperti gambar dibawah. Jika sudah, seleksi semua ellipse lalu tekan tombol Ctrl+G di keyboard untuk mengroupkannya.


Step 7
Buat sebuah lingkaran, dan beri warna gradasi dengan Gradient tool (G) seperti gambar dibawah. Seleksi semua objek (grup ellipse dan lingkaran), klik pada grup ellipse, lalu klik ikon vertical dan horizontal pada Align palette. Langkah ini untuk membuat objek lingkaran berada tepat ditengah-tengah kumpulan objek ellipse.


Step 8
Jika sudah, seleksi objek lingkaran, kemudian buka Appearance palette. Pada Appearance palette, klik list icon disudut kanan atas lalu pilih Add new fill, Maka sebuah fill baru akan ditambahkan untuk objek lingkaran.


Step 9
Klik tanda panah di bagian warna pada fill baru tersebut, kemudian klik ikon swatch libraries menu, lalu pilih Pattern > Basic Graphic > Basic Graphic Textures.. Pilih tekstur bernama Stiple Irregular.


Step 10
Ubah blend mode dari fill baru tersebut menjadi Overlay.


Hasil Akhir


Ini adalah hasil akhir setelah ditambahkan sedikit teks dan soft background. Semoga tutorial Illustrator ini bermanfaat dan dapat diimprove lebih jauh sehingga menghasilkan karya yang lebih baik, Selamat mencoba!


Tentang Penulis
Ajir — Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio | all post by Ajir

Senin, 26 Desember 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Bacaan Inspiratif -26 Desember 2011

Posted: 25 Dec 2011 11:37 PM PST

Ini merupakan artikel mingguan di Desain Studio, berisi kompilasi link menarik di jagat internet setiap harinya. Dimaksudkan sebagai wadah untuk mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia desain grafis dan seni visual, Mulai dari tutorial, inspirasi, tips, informasi, serta artikel sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri agar menjadi lebih baik. Selamat membaca, semoga bermanfaat!


1—Is It a Good Logo? 5 Criteria to Help You Decide


Logo yang baik tidak bisa dinilai berdasarkan keindahan estetis dari bentuknya saja, tapi juga bagaimana logo tersebut memainkan perannya sebagai identitas dari sebuah entitas. Di artikel ini, kamu akan melihat 5 kriteria utama yang dapat dijadikan acuan untuk mengenal logo yang baik.


2—What Make Apple Designs Effective?


Apple tidak hanya punya pengaruh besar dalam bidang teknologi, tapi juga dikenal punya pengaruh besar dalam merevolusi dunia desain. Hal ini bisa dilihat dari desain-desain Apple seperti website, interface, tipografi bahkan produk. Lantas apa yang membuat desain Apple efektif? Temukan jawabannya di artikel ini.


3—The Amazing Photo Manipulations of Erik Johansson


Bagi para penggemar Photoshop, mungkin karya-karya manipulasi foto milik Erik Johansson ini sudah tidak asing lagi. Artikel ini memuat karya-karya manipulasi foto yang tidak biasa dan sangat realistis dari Erik Johansson.


4—Year 2011 Top Photographs by National Geographic


Kumpulan karya fotografi terbaik dari National Geographic. Semuanya menampilkan teknis dan trik-trik professional, serta memberikan kesan yang tidak biasa.


5—10 Essential Tips and Tricks about New Google Analytics Features


Google Analytics adalah tool yang sangat bermanfaat bagi blogger dan website developer untuk melihat trafik dan statistik pengunjung blog/situs kamu. Jika kamu pengguna Google Analytics, ini adalah artikel yang sangat bermanfaat dan sayang jika dilewatkan.


Tentang Penulis
Ajir — Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio | all post by Ajir


Bacaan Inspiratif -16 Oktober 2011

Posted: 16 Oct 2011 05:45 AM PDT

Ini merupakan artikel mingguan di Desain Studio, berisi kompilasi link menarik di jagat internet setiap harinya. Dimaksudkan sebagai wadah untuk mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia desain grafis dan seni visual, Mulai dari tutorial, inspirasi, tips, informasi, serta artikel sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri agar menjadi lebih baik. Selamat membaca, semoga bermanfaat!


tentang penulis

Ajir
Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio
view all post by Ajir

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!


Sabtu, 24 Desember 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Efek LetterPress di Photoshop

Posted: 23 Dec 2011 06:22 AM PST

Di tutorial kali ini, Desain Studio punya tips ringan tentang bagaimana membuat efek letterpress di Photoshop. Sesuai dengan namanya, efek letterpress adalah efek tekanan yang membuat teks kelihatan seperti memiliki kedalaman. Di Photoshop, kamu bisa membuat efek ini dengan sangat mudah, hanya menggunakan kombinasi permainan warna dan layer style! Langsung saja kita masuk kedalam langkah demi langkah pembuatannya.





Step 1
Buat dokumen baru di Photoshop, ukuran 500x300 pixel dengan mode warna RGB.



Step 2
Ganti warna background dengan warna merah (#cd0019).



Step 3
Double-click layer 'Background' di layer palette, kemudian klik Ok pada jendela new layer yang muncul kemudian. Langkah ini untuk merubah layer background menjadi editable dan diberi layer style.



Step 4
Double-click layer 'background' di layer palette, maka akan muncul jendela layer style. Check pada gradient overlay list, dan atur settingannya seperti gambar dibawah. Jika sudah, klik Ok.



Step 5
Pastikan layer 'background aktif', kemudian pada menu bar, pilih Filter > Noise > Add Noise. Atur nilai Amount = 3, Distribution = Gaussian, dan check pada bagian Monochromatic. Jika sudah, klik Ok.


Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :



Step 6
Sekarang, gunakan Text tool (T) untuk menambah teks, Saya menggunakan font Yellow tail. Beri warna font dengan warna sedikit lebih gelap dari warna dasar background (#7b000f).



Step 7
Double-click pada layer 'Desain Studio', kemudian beri empat layer style dengan settingan masing-masing seperti gambar dibawah :



Step 8
Hasilnya, kini teks sudah mempunyai kedalaman berupa efek letterpress.



Step 9
Jika kemudian ada elemen lain yang ingin diberi efek serupa (letterpress), kamu tidak perlu membuatnya lagi dari awal. Cukup klik kanan pada layer 'Desain Studio' dan pilih Copy Layer Style. Kemudian klik kanan pada layer yang ingin diberi efek serupa (dalam hal ini adalah ikon DS), lalu pilih Paste Layer Style. Ini akan sangat menghemat waktu kamu dalam bekerja menggunakan Adobe Photoshop.



That's it! Kamu bisa berimprovisasi sendiri dengan menggunakan dasar yang sudah ada. Efek letterpress memberikan kesan yang berbeda dan bermanfaat digunakan untuk desain interface (web & aplikasi) maupun desain cetak. Good Luck!


tentang penulis

Ajir
Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio
view all post by Ajir

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!

Jumat, 23 Desember 2011

Belajar Desain Grafis

Belajar Desain Grafis


Pengenalan Photoshop dan Ilustrator

Posted: 27 Mar 2011 07:27 AM PDT

Mungkin temen-temen sudah sering denger yang namanya Photoshop dan Ilustrator, tapi barang kali ada yang belum tau atau belum mengenal Photoshop dan Ilustrator itu apa sih? Baliklah saya ingin memberikan penjelasan sedikit tentang Photoshop dan Ilusrator.

Adobe Photoshop adalah Software grafis yang dikeluarkan oleh Perusahaan Adobe System untuk mengolah gambar atau foto, seperti mengedit foto, memberikan efek, dan sebagainya. Dengan program Photoshop foto kita yang tadinya jelek bisa dirubah menjadi bagus, foto temen-temen juga bisa dibuat ganteng atau cantik dengan Photoshop, heee... Photoshop banyak digunakan dan disukai oleh para Desainer Grafis dan Photografer Digital karena memiliki banyak kelibahan dibanding software pengolah gambar lainnya, selain itu juga Adobe System selalu mengularkan versi terbaru yang dilengkapi fitur-fitur canggih dalam Photoshop dan program adobe lainnya.

Edit foto menggunakan Photoshop

Seperti halnya Photoshop, Ilustrator juga merupakan Software keluaran Adobe System yang dirancang khusus untuk mengolah gambar vector, seperti pembuatan logo, icon, ilustrasi, dan sebagainya. Adobe Illustrator juga banyak digunakan dalam mendesain logo, kartu nama, undangan, brosur, poster dan sebagainya. Karena format gambar yang dihasilkan Adobe Illustrator berupa gambar vector, sehingga banyak digunakan dalam mecetak gambar yang berukuran besar seperti sepanduk, poster, baliho, dan sebagainya.

Gambar dibuat menggunakan Adobe Illustrator