Jumat, 18 November 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Perbedaan Typeface dan Font

Posted: 17 Nov 2011 05:42 AM PST

Tipografi memainkan peranan yang sangat besar dalam desain. Hampir di setiap materi desain grafis, terdapat seni tipografi didalamnya. Dengan perkembangan yang sudah begitu jauh, Tipografi mengalami berbagai pergeseran dan hadir dengan seperangkat istilah-istilah akademis yang cukup kompleks. Sehingga tidak jarang membingungkan, tidak hanya dikalangan awam, tapi bahkan desainer grafis itu sendiri. Salah satu bentuk salah paham yang paling sering muncul adalah terkait perbedaan antara Typeface dan Font.


Typeface seringkali disebut Font atau sebaliknya, Font juga sering disebut sebagai Typeface. Perbedaan ini sering menyebabkan salah pemahaman di dunia tipografi dan desain grafis pada umumnya. Sejatinya, kedua istilah ini memiliki pengertian yang berbeda.

Typeface
Typeface adalah rancangan karakter dari sekumpulan huruf. Typeface merupakan "perwajahan" yang membentuk karakteristik suatu kumpulan huruf sehingga membedakannya dengan jenis huruf yang lain.

Font
Font adalah suatu kumpulan lengkap dari huruf, angka, simbol, atau karakter yang memiliki ukuran dan karakter tertentu.


Perbedaan Typeface dan Font:

Secara sederhana, Typeface bisa disebut sebagai entitas, yakni perwajahan, karakteristik, keunikan, dan perbedaan yang terbentuk didalam rancangan karakter huruf. Sedangkan font bisa disebut sebagai kuantitas, yakni bobot, massa, dan jumlah dari serangkaian karakter huruf.

Tidak semua typeface bisa disebut font, misalnya typeface yang dirancang hanya sebagian huruf untuk keperluan logo. Sebaliknya, tidak juga semua font bisa disebut typeface, font jenis dingbat (ornamen dan karakter) misalnya, Karena bukan merupakan rancangan huruf.

Typeface untuk Logo

Font jenis Dingbat

Analogi sederhana dan menarik disampaikan oleh Nick Sherman mengenai perbedaan typeface dan font :

"The way I relate the difference between 'typeface' and 'font' to my students is by comparing them to "'songs' and 'MP3s'"
————————————
"Cara saya menjelaskan perbedaan antara 'typeface' dan 'font' untuk murid-murid saya adalah dengan membandingkan mereka dengan 'lagu' dan 'MP3'"

Semoga bermanfaat!


tentang penulis

Ajir
Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio
view all post by Ajir

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!

Senin, 14 November 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Bacaan Inspiratif -13 November 2011

Posted: 13 Nov 2011 01:27 AM PST

Ini merupakan artikel mingguan di Desain Studio, berisi kompilasi link menarik di jagat internet setiap harinya. Dimaksudkan sebagai wadah untuk mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia desain grafis dan seni visual, Mulai dari tutorial, inspirasi, tips, informasi, serta artikel sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri agar menjadi lebih baik. Selamat membaca, semoga bermanfaat!






1) How to Create 3d Effect in Photoshop CS3


Tutorial ini menjelaskan bagaimana caranya membuat efek 3d pada teks di Photoshop Cs3. Penjelasannya detail dan mudah diikuti.


2) The designer's guide to a great first impression

Dalam berinteraksi dengan masyarakat sekitar, kesan pertama memegang kendali vital yang akan menentukan bagaimana kelangsungan hubungan kita dengan orang lain, termasuk dengan klien (calon klien). Lantas bagaimana kita bisa memberikan kesan pertama yang baik untuk klien? Temukan jawabannya di artikel ini!


3) 5 Worst Logos of The Worlds Biggest Company

Logo yang buruk identik dengan perusahaan kecil dan kekurangan budget untuk mendesain logo. Tapi ternyata budget bukanlah segalanya. 5 Perusahaan besar di atas adalah perusahaan raksasa dengan budget berlimpah tapi bermasalah dengan logo.


4) Creative Sticker Design Collection to Inspire Designers

Selamat terinspirasi dengan desain-desain stiker unik dan kreatif yang dikumpulkan di artikel ini.


5) The Workstations of Popular Websites

Pernahkah membayangkan bagaimana ruang kerja para blogger populer? Silahkan melihat-lihat ruang kerja mereka di artikel ini. Beberapa ruang kerja blogger terkenal seperti Chris Spooner dan Darren Rowse ditampilan disini.



tentang penulis

Ajir
Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio
view all post by Ajir

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!

Sabtu, 12 November 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Membuat Efek Kertas Kusut dengan Photoshop

Posted: 11 Nov 2011 09:12 AM PST

Tutorial kali ini sangat sederhana, yaitu membuat kertas kusut yang tertempel di dinding dengan Photoshop. Tehnik yang digunakan dalam tutorial kali ini diharapkan memberi penjelasan tentang bagaimana caranya menciptakan efek dan tekstur yang realistis menggunakan efek-efek yang terdapat pada Filter Gallery. Tutorial ini ditujukan untuk pemula dan tingkat menengah, dan diharapkan dapat dieksplor lebih jauh sehingga menciptakan karya-karya lain yang luar biasa. Lets get started!




Step 1

Mulai dengan membuat dokumen baru dengan settingan seperti gambar dibawah ini.



Step 2

Double-click layer 'Background' di layer palette, klik Ok pada jendela yang kemudian muncul. Langkah ini akan membuat layer 'Background' menjadi layer biasa. Jika sudah,kembali Double-click layer 'Background' untuk membuka Layer Styles. Pada jendela Layer Styles, check pada bagian Gradient Overlay dan Color Overlay. Atur settingan keduanya menjadi seperti yang terlihat pada gambar dibawah. Untuk bagian warna di Color Overlay, warna yang diberikan adalah #cbc18c.



Step 3

Pilih layer 'Background' kemudian klik Filter > Texture > Texturizer di Menubar. Pada jendela yang kemudian muncul, pilih efek Craquelure. Biarkan settingan sebagai default, kemudian klik Ok. Jika langkah-langkah diatas telah dilalui, layer 'Background' akan terlihat seperti gambar dibawah.


Step 4

Yap! Kita sudah selesai dengan backgroundnya. Sekarang saatnya membuat layer baru. Klik ikon 'New layer' di layer palette untuk membuat layer baru. Ubah nama layer menjadi 'Paper', dan isi dengan warna #d6d6d6 (Abu-abu). Jika sudah, pilih layer 'Paper' kemudian tekan tombol Ctrl+J di keyboard untuk menduplikasi layer tersebut. Secara default akan muncul layer dengan nama 'Paper copy'.

Klik layer 'Paper copy', kemudian klik Filter > Render > Cloud di Menubar. Langkah ini membuat layer 'Paper copy' dipenuhi oleh noise seperti asap.


Step 5

Masih pada layer 'Paper copy', tekan tombol G di keyboard untuk mengaktifkan Gradient tool. Pada control palette di bagian atas, atur settingan warna gradasi menjadi hitam/putih, style-nya menjadi linier, dan mode-nya menjadi Difference, kemudian tarik sembarang beberapa kali sampai kamu menemukan kekacauan seperti gambar dibawah ini.


Step 6

Pilih layer 'Paper copy', kemudian klik Filter > Stylize > Emboss. Biarkan settingan sebagai default, lalu klik Ok.


Step 7

Masih pada layer 'Paper copy', tekan tombol Ctrl+L (Level) di keyboard, kemudian tarik slider hitam dan putih kearah tengah. Tepat seperti gambar dibawah ini.


Step 8

Ubah blending mode dari layer 'Paper copy' menjadi Overlay. Maka kira-kira hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.


Step 9

Pilih layer 'Paper' dan layer 'Paper copy' (tekan dan tahan tombol Shift untuk memilih lebih dari satu layer), kemudian tekan tombol Ctrl+T di keyboard untuk mengaktifkan Transform tool. Perkecil Ukuran kedua layer tersebut seperti gambar dibawah ini.


Step 10

Double-click pada layer 'Paper' untuk membuka Layer Styles. Check pada bagian Drop Shadow dan atur settingannya seperti gambar dibawah.


Step 11

Klik kanan pada tulisan 'Drop Shadow' di layer palette kemudian pilih Create Layer. Langkah ini akan membuat efek Drop Shadow yang kita berikan pada layer 'Paper' terpisah dan berdiri dengan layer-nya sendiri. Secara default, nama layernya akan menjadi 'Papers drop shadow'.


Step 12

Pilih layer 'Papers drop shadow', kemudian tekan tombol Ctrl+T di keyboard. Klik kanan pada area kerja lalu pilih Warp. Warp adalah mode transform yang memungkinkan kita membentuk kelengkungan pada objek menggunakan jaring-jaring bantu yang telah disediakan(lihat gambar).

Dalam kasus ini, saya membentuk shadow secara tidak simetris agar terlihat realistis dan tidak terkesan datar.


Step 13

Buat layer baru untuk objek perekat/selotip. Saya membuatnya menggunakan Rectangular Marque Tool (M). Objek selotip sengaja dimiringkan sedikit menggunakan Transform tool (Ctrl+T) untuk mendukung keseluruhan style.


Step 14

Tambahkan juga teks menggunakan Type tool (T) tepat diatas layer 'Paper copy'. Saya menggunakan font Segoe Script yang bergaya tulisan tangan. Font tersebut bisa diunduh gratis disini.



Hasil Akhir

Inilah hasil akhir yang kita dapat dari tutorial Photoshop kali ini. Semoga tutorial ini dapat membantu dan bermanfaat untuk proyek desain yang sedang atau akan kamu kerjakan.





Selamat mencoba! :)


tentang penulis

Ajir
Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio
view all post by Ajir

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!


Rabu, 09 November 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


5 Cara Menghasilkan Uang Lewat Internet bagi Desainer Grafis

Posted: 08 Nov 2011 10:59 AM PST

Internet melipat ruang dan waktu, membuat selatan dan utara seolah tak terbatas, mengubah dunia, mengubah segalanya, termasuk desainer grafis. Judul diatas tidak berlebihan! Ya, desainer grafis memang bisa mendapat penghasilan melalui internet. Bahkan lebih besar dari standar penghasilan rata-rata di Indonesia. Tapi tentu saja tidak semudah kedengarannya. Selain kompetisi yang selalu meningkat dari hari ke hari, desainer dituntut untuk tekun dan bekerja keras dalam mewujudkannya. Berikut kita akan membahas 5 cara yang bisa dipraktekkan desainer grafis untuk mendapat penghasilan melalui internet.


1) Portofolio Online


Ini mungkin cara paling klasik untuk menghasilkan uang sebagai desainer grafis. Sama seperti di dunia nyata, kamu akan lebih mudah bertemu klien jika kamu membuka sebuah 'toko'. Dalam hal ini, situs/blog adalah sebuah toko tempat kamu memajang karya-karya kamu disana.

Wah, harus bikin website dulu dong!? Tidak juga! Buat kamu yang tidak mempunyai situs atau blog sendiri, alternatifnya bisa menumpang di situs-situs yang menyediakan space untuk portofolio artis dan desainer, antara lain :

1. behance.net
2. deviantart.com
3. shadowness.com

Dengan bergabung dan membuka akun disitus-situs diatas, akan lebih mudah bagi kamu untuk bertemu klien potensial. Tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri.


2) Situs Microstock


Microstock adalah alternatif yang cukup diminati oleh mereka yang menginginkan passive income dari karya-karya mereka. Passive income? Yup! Sekali submit, karya kamu akan terus dijual berulang-ulang kali. Konsepnya sederhana, kamu membuat file yang siap dijual baik itu ikon, illustrasi, karakter, template, background (dalam format vektor) atau karya fotografi dan menjualnya disana. Disini, kualitas karya sangat memegang peranan. Kamu akan bersaing dengan ratusan ribu desainer lainnya dengan kualitas yang luar biasa. Tapi jangan dulu patah semangat, beberapa skill khusus seperti illustrasi dan menggambar manual bisa jadi diferensiasi yang bagus buat kamu untuk bersaing disana.

Berikut adalah daftar situs-situs microstock terbesar di Internet saat ini :

1. www.shutterstock.com
2. www.istockphoto.com
3. www.fotolia.com
4. www.dreamstime.com

Berikut adalah resource yang mungkin bermanfaat untuk mulai bergabung dengan situs-situs microstock diatas :

1. Mendapatkan Ribuan Dollar/bulan Hanya dr Ilustrasi Vector
2. How to Prepare Vector Illustration for Microstock Sale
3. How Much Can You Make with Microstock Sites?


3) Envato Marketplaces


Envato Marketplaces adalah sebuah pasar digital online yang menyediakan wadah untuk jual-beli karya digital seperti karya grafis, template Wordpress, music, video, fotografi, dll. Berbeda dengan microstock, Envato Marketplaces hadir dengan ruang lingkup yang cukup luas dengan kualifikasi dan persaingan yang lebih ketat. Sebagai desainer grafis, ada beberapa katagori di Envato Marketplaces yang mungkin sesuai dengan kualifikasi kita. Berikut beberapa di antaranya :

1) themeforest.net (template mobile, web, dan wordpress)
2) graphicriver.net (template desain, brushes photoshop, dan vector)
3) 3docean.net (stok gambar dan model 3D)
4) photodune.net (stok fotografi)


4) Kontes Desain


Kontes desain juga bisa jadi alternatif untuk menghasilkan uang lewat internet. Meskipun hasilnya untung-untungan (spekulasi), ternyata banyak juga desainer yang berhasil mendapat penghasilan tetap dari sini.

Kontes Desain Logo :
Konsepnya sederhana, sebuah perusahaan yang membutuhkan logo akan menggelar kontes di situs ini, selanjutnya para desainer yang berminat langsung mensubmit karya mereka dengan brief yang disediakan dan waktu yang telah ditentukan. Berikut adalah beberapa situs yang menyediakan kontes desain logo :

1. www.99designs.com
2. www.logotournament.com
3. www.logomyway.com

Kontes Desain T-shirt :
Mirip dengan kontes desain logo, pada t-shirt, desainer juga mensubmit karya untuk tema tertentu yang telah ditentukan dan deadline yang telah disepakati. Berikut adalah beberapa situs yang menyediakan kontes desain t-shirt :

1. www.threadless.com
2. www.designbyhuman.com
3. www.gantibaju.com


5) Menulis Tutorial


Buat kamu yang punya kemampuan berbagi tips dan trik desain dengan menulis, kamu bisa mencoba menulis tutorial di situs-situs tutorial online di internet. Beberapa situs menawarkan harga yang lumayan untuk satu tutorial yang dipublish. Ketentuan dan kualifikasinya pun berbeda-beda, jadi kembali kepada kamu untuk menentukan mana yang akan kamu pilih. Berikut adalah beberapa situs yang mau membayar kamu untuk menulis tutorial :

1. www.psd.tutsplus.com
2. www.tutorial9.net
3. www.design.creativefan.com
4. www.designinstruct.com
5. www.vector.tutsplus.com
6. www.vectordiary.com

Berikut adalah beberapa resource bermanfaat jika kamu tertarik untuk menulis tutorial di situs-situs diatas :

1. 14 Situs Yang Berani Membayar untuk Tutorial Photoshop
2. 18 Websites to Get Paid for Writing Helpful Tutorials
3. How To Write Effective And Engaging Design Tutorials


Well, bagaimana? Pilihan sudah didepan mata, tinggal kamu yang memutuskan. Jika ada yang sudah memulai, silahkan berbagi cerita melalui kolom komentar..


tentang penulis

Ajir
Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio
view all post by Ajir

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!

Sabtu, 05 November 2011

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Selamat Idul Adha 1432 H

Posted: 04 Nov 2011 07:12 AM PDT

Beberapa hari lagi, semua Umat Muslim di seluruh penjuru dunia akan bersuka cita merayakan Hari Raya Idul Adha. Pada Idul Adha, setiap muslim yang berkecukupan disunnatkan untuk mengeluarkan kurban berupa sembelihan hewan ternak seperti kambing dan sapi, lalu kemudian membagikannya kepada saudara-saudara lain yang kekurangan. Ya, Idul Adha adalah hari dimana setiap orang baik kaya maupun miskin bersuka cita dan saling berbagi.





Dan seperti biasa, di blog ini kita akan merayakan Idul Adha dengan cara yang sederhana : Membuat Karya! Melalui karya ini, kami segenap pengurus Desain Studio mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H. Mohon maaf atas segala khilaf yang pernah kami perbuat, dan semoga kita selalu dapat meningkatkan kualitas diri dari hari ke hari, serta menjadi pribadi yang penuh syukur dan sabar atas apapun kehendak Ilahi di bumi ini.

Eid Mubarak!!! :)


tentang penulis

Ajir
Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio
view all post by Ajir

Tetap update informasi, tips, dan tutorial desain grafis dengan mengikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio!