Rabu, 02 Januari 2013

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Wawancara dengan Gilang Purnama - Typographer

Posted: 01 Jan 2013 09:41 PM PST

Tipografi mengambil peran yang sangat vital pada perkembangan teknologi bahkan peradaban. Tipografi merupakan alat komunikasi efektif dan sarana penyampaian ide juga rasa. Sulit sekali rasanya membayangkan dunia tanpa tipografi. Bagaimana dengan perkembangan tipografi di Indonesia? Nah, kali ini DS berkesempatan melakukan wawancara dengan Gilang Purnama, seorang tipografer asal Bandung yang karya-karyanya sangat inspiratif. Selamat membaca!




Hai Gilang, thanks sudah meluangkan waktu untuk wawancara ini. Bisa ceritakan sedikit tentang Kamu ke pembaca? Serta kesibukan apa yang sedang dijalani saat ini.

Nama saya Gilang Purnama Jaya, seorang graphic designer, umur 25 tahun asal bandung, saya mulai berkarya sekitar tahun 2006 dan bekerja dari satu clothing company ke clothing company lainnya yang kebetulan pada saat itu industri ini memang sedang marak di Bandung (inilah yang menyebabkan kuliah saya tidak beres-beres sampai sekarang hahaha), dan akhirnya sekitar awal tahun 2008 saya mulai fokus pada typography hingga sekarang. Kesibukan saya saat ini antara lain fokus pada retail font saya DECADE TYPEFOUNDRY, mengerjakan beberapa project logotype, menyelesaikan beberapa font saya yang belum terselesaikan, membantu seorang teman menjalankan bisnis merchandise band (crossover merch) dan sedang menunggu balasan dari pihak myfonts.com.



Bagaimana cerita awal mula tertarik dengan dunia lettering dan tipografi?

Dari kecil saya memang sudah tertarik dengan lettering dan tipografi, saat itu saya selalu memperhatikan tulisan-tulisan yang terdapat di kaca-kaca R.M Padang, Pecel Lele, bak truk dan film-film kartun favorit saya, yang saya ingat logotype favorite saya pada saat itu adalah mighty morphin power rangers dan silverhawks, hingga sekarang logotype itu masih sangat keren menurut saya. Beranjak Sekolah Menegah Pertama dan Menegah Atas saya mulai mengoleksi rugos dari typeface yang berbeda-beda dan belajar sedikit graffiti, puncaknya ketika masa kuliah seorang dosen dari mata kuliah tipografi memperkenalkan saya lebih jauh dengan dunia tipografi dan dibantu dengan teknologi internet pada saat itu dan berujung pada saya sekarang ini.




Bisa cerita sedikit ke pembaca mengenai proses pengerjaan font dan lettering?

Untuk pengerjaan font biasanya saya melakukan riset, setelah itu saya membuat bentuk dari setiap karakter mulai dari a-z dengan sketsa kasar lalu mulailah proses digitalisasi menggunakan CorelDRAW dan Adobe Illustrator (tracing) dan proses terkhir saya menggunakan Fontlab untuk mengatur glyph, script opentype, kerning dsb. Menghasilkan output opentype dan truetype sehingga bisa digunakan di komputer.

Apa project paling berkesan yang pernah dikerjakan? Bisa ceritakan mengapa?

Semua project dengan nominal yang besar pasti berkesan hahaha tapi gak gitu juga, saya pernah mengerjakan beberapa project dengan agensi desain yang berada di Australia, saya sempat diajak untuk menetap dan bahkan membuka akun bank atas nama saya disana, menurut saya ini sangat berkesan karena sampai sekarang saya masih berhubungan baik dengan agensi tersebut.



Menurut kamu, apa aspek yang paling menarik dari menjadi seorang tipografer?

Tidak banyak orang Indonesia menggeluti bidang ini, masih dibilang sangat sedikit dan dengan hal tersebut saya bisa bertemu dengan orang-orang baru juga luar biasa.



Salah satu font kamu yaitu 'Bandung Hardcore' termasuk kedalam salah satu font yang cukup populer di Dafont.com, gimana perasaannya tentang hal itu?

Lumayan seneng juga sih, jauh dari apa yang saya bayangkan, font itu memang sengaja saya buat gratis dan ternyata impactnya luar biasa bagi karir saya sebagai seorang typographer, terinspiransi dari band favorite saya "terror" dan kebetulan scene musik hardcore di kota Bandung sedang hype juga, melihat sedikit celah bahwa kebutuhan akan font berjenis varsity / collage akan sangat dibutuhkan (khususnya untuk scene dan komunitas di bandung) akhirnya dibuatlah font "Bandung Hardcore".

Selain menggarap project freelance, apakah kamu juga menjual font? Kalo iya dimana dan Bagaimana prospeknya?

Betul sekali, harus digaris bawahi bahwa yang saya jual disini adalah lisensi atau hak untuk memakai font tersebut dan orang yang telah membeli lisensi tersebut dilarang menjual/sharing kembali kepada orang lain, berbeda dengan kasus saya sebelumnya ketika "menjual" font saya kepada salah satu typefoundry diluar sana, tentunya profit yang didapatkan lebih besar akan tetapi terjadi satu waktu karena saya dilarang untuk menjual font tersebut baik retail ataupun menjual kembali kepada salah satu typefoundry yang berbeda,

prospeknya bisa menghidupi keseharian saya karena yang saya lakukan adalah berjualan secara retail, profit yang didapatkan seumur hidup selama saya masih menginginkan untuk mejual font yang saya buat. Beberapa font komersial saya bisa dibeli di decadetypefoundry.storenvy.com dan segera di myfonts.com.




Semua profesi tentunya membutuhkan yang namanya inspirasi, bagaimana kamu biasa mendapatkan inspirasi?

Kebanyakan inspirasi saya datang dari melihat-lihat sekitar, browsing, mengobrol sama teman, dan membaca buku

Adakah tokoh yang menjadi influence untuk karya-karya kamu?

Banyak sekali tentunya, karena terlalu banyak saya sulit untuk mengingatnya satu-satu mungkin saya sebutkan yang saya ingat saja, diantaranya David Quay, Herb Lubalin, Michael Dorret, Rick Griffin, Michael Manoogian , Gerard Huerta, Greg Irons, Mike Giant, Jim Phillips dan Chaz Bojorquez.



Bagaimana menurut kamu perkembangan tipografi di Indonesia?

Perkembangannya sangat pesat dibantu oleh jejaring sosial dan search engine, para teman-teman di Indonesia tidak kalah ketinggalan dengan negara-negara lain, hanya saja sedikit sekali teman-teman yang fokus untuk menjadi typographer bahkan mendirikan typefoundry padahal kemampuan-kemampuan mereka sudah cukup diatas rata-rata dan pekerjaan ini lumayan menjanjikan.

Bisa sebutkan beberapa situs favorit kamu?


Adakah saran-saran untuk tipografer-tipografer muda Indonesia?

Teruslah berkarya, jangan patah semangat, jangan pernah merasa cukup, perbanyak referensi, tekunilah apa yang kamu lakukan karena kelak pasti akan membuahkan hasil yang memuaskan.



Terima kasih Gilang sudah bersedia diwawancara di Desain Studio, sukses selalu!

Terimakasih kembali :)


Sekian wawancara Desain Studio dengan Gilang Purnama. Keberadaan Gilang sebagai Tipografer tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Semoga wawancara ini dapat menginspirasi tipografer-tipografer muda lain untuk terus berkarya.




Ikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio untuk mendapatkan update terbaru berupa tips, informasi, dan tutorial seputar desain grafis!

Jumat, 28 Desember 2012

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Panduan Lengkap Mendesain Logo

Posted: 27 Dec 2012 09:48 AM PST

Panduan Lengkap Mendesain Logo
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih jauh tentang desain logo. Desain logo merupakan salah satu bidang dalam desain grafis yang sangat menarik untuk digeluti dikarenakan dasar perancangan sangat berpusat kepada konsep dan bukan pada tehnik. Jika kamu tertarik dengan desain logo, mungkin artikel ini adalah awal yang baik untuk memulai menambah wawasan kamu terkait apa-apa saja yang dibutuhkan oleh seorang desainer logo. Okay, Lets get started!



1) Logo, Identitas, dan Brand

Banyak orang menganggap logo, identitas, dan brand dari sebuah perusahaan adalah sama. Tapi sebenarnya, kendati ketiga hal tersebut dimainkan dalam satu alur yang sama dan berfungsi saling mendukung, ketiga-nya memiliki definisi yang jauh berbeda satu sama lainnya, berikut penjelasannya :

Logo

Logo adalah suatu tanda atau simbol yang bertujuan mengidentifikasi sebuah perusahaan atau entitas. Logo tidak berfungsi untuk menjual, dia hanya mewakili identitas dari sesuatu.

Panduan Lengkap Mendesain Logo


Jika diibaratkan dengan seseorang, logo itu adalah wajahnya. Kita biasa mengenali seseorang ketika melihat wajahnya, baru kemudian teringat dengan sifatnya, prilakunya dan lain sebagainya. Begitu juga dengan logo yang mewakili perusahaan, kita mengenali perusahaan dari logonya, baru kemudian mengingat bagaimana pelayanannya, kualitas produknya, dan lain sebagainya.

Identitas (Identity)

Identitas adalah aspek visual yang membentuk bagian dari keseluruhan merek. Identitas merupakan perwajahan suatu perusahaan dalam bentuk visual seperti penggunaan warna, gambar, tipografi, dsb. Identitas biasanya mengacu kepada guideline atau pedoman yang dirancang khusus sebagai panduan dalam menggambarkan perusahaan dalam bentuk visual.

Panduan Lengkap Mendesain Logo


Contoh dari identitas biasa terdiri dari beragam perangkat visual seperti desain stationery, flyer, brosur, website, seragam, papan nama, dan berbagai perangkat lain yang tergolong kedalam bentuk visual.

Brand

Persepsi umum yang sering muncul adalah bahwa brand hanyalah sebatas logo, penggunaan warna, tipografi, dan sebuah slogan. Ini adalah persepsi keliru tentang brand. Lantas apa itu brand? Brand adalah persepsi emosional terhadap citra perusahaan secara keseluruhan. Brand dibangun dengan proses, konsistensi, dan komitmen.

Panduan Lengkap Mendesain Logo


Suatu brand akan membentuk persepsi positif jika memberikan kualitas dan pelayanan yang baik. Suatu perusahaan bisa berupaya membentuk brand yang positif, tapi keputusan tetap ada pada kostumer.
Brand terdiri dari berbagai aspek, seperti Brand Name (nama dari suatu produk atau jasa), Brand Positioning (segmen pasar dan prioritas jenis usaha), Brand Management (aplikasi tehnik marketing yang digunakan), dsb.

Kira-kira, jika diilustrasikan sebagai seseorang, Logo, Identitas, dan Branding kurang lebih seperti ini :

Panduan Lengkap Mendesain Logo


Logo dari Pak Mario Teguh adalah wajah Pak Mario, identitasnya adalah perawakan, cara berjalan, senyum, jenis pakaian yang dipakai, rambut klimis, kacamata, dll. Sedangkan brand-nya adalah sikap & prilaku seperti ramah, sayang keluarga, santun, murah senyum, menginspirasi, suka memberi nasihat, dan lain sebagainya.



2) Memilih Aplikasi / Software

Logo sebaiknya didesain dalam format vector graphic. vector adalah suatu format dimana bentuk grafis dibangun berdasarkan titik dan garis dalam komputer, sehingga dapat dibesarkan seukuran gedung sekalipun tanpa berpengaruh terhadap resolusi dan kualitas gambar. Berbeda dengan format raster/bitmap yang dibangun dari kumpulan pixel dari sebuah gambar.

Panduan Lengkap Mendesain Logo


Untuk mendesain logo, gunakan aplikasi berbasis vector. Ada berbagai aplikasi gambar berbasis vector yang bisa ditemukan, seperti Adobe Illustrator, CorelDRAW (berbayar) atau InkScape (gratis).


3) Kriteria Logo yang Baik

Setelah mengetahui fungsi utama dan peran dari sebuah logo, kita akan mulai dengan tahapan mengenal kriteria logo yang baik itu seperti apa. Berikut adalah beberapa kriteria yang umum digunakan untuk mendesain logo :

Simple


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Less is more! Logo yang baik itu sederhana. Semakin sederhana semakin baik. Logo tidak dinilai secara estetis tapi fungsi. Kesederhanaan dalam sebuah logo akan memudahkan fungsinya mengidentifikasi perusahaan yang diwakili. Selain itu, logo yang simple juga mudah diaplikasikan diberbagai jenis media dan dapat dipahami dengan cepat.

Unique


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Kita mudah mengenali satu sama lain karena wajah setiap orang itu unik. Begitu juga dengan logo, semakin unik tampilan sebuah logo, maka akan semakin mudah dia stand-out dari logo-logo lain (terutama logo perusahaan pesaing).

Memorable

Logo yang baik itu mudah diingat (memorable). Logo tidak butuh banyak sekali embel-embel yang membuat audiens bingung. Sebuah logo yang mudah diingat akan sangat membantu meningkatkan citra perusahaan dan brand awareness dari perusahaan tersebut.

Relevan

Penting untuk diingat kalau fungsi utama dari sebuah logo adalah sebagai identifikasi. Jadi, usahakan relevansi yang jelas antara logo dengan entitas yang diwakili. Misal logo untuk produk digital sebaiknya menggunakan simbol dan tipografi yang memberi kesan dan nuansa selaras dengan tema digital, teknologi, dsb.

Aplikatif


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Logo juga harus aplikatif dan mudah diterapkan pada berbagai media visual. Pertimbangkan faktor produksi seperti sablon, grafir, atau 3D sign. Aspek ini mengacu kepada simplicity / kesederhanaan yang harus dibangun dalam sebuah logo. Logo yang aplikatif dapat menghemat banyak sekali biaya produksi.

Timeless

Logo digunakan dalam waktu yang sangat lama, mungkin puluhan tahun atau bahkan ratusan tahun. Untuk itu, kesampingkan trend desain logo. Redesign sebuah logo akan membuat penggunaan logo menjadi tidak konsisten dan membingungkan kostumer. Selain itu, biaya setelah redesign akan sangat luar biasa.


4) Logo Mark, Letter Mark atau Kombinasi Keduanya?

Pada umumnya, logo dibagi kedalam beberapa jenis :

1) Logomark, yaitu logo yang hanya terdiri dari simbol.
2) Lettermark, yaitu logo yang hanya terdiri dari huruf yang biasanya menggunakan nama produk / jasa.
3) Kombinasi dari Keduanya, yaitu logo yang terdiri dari logomark dan juga lettermark.

Lantas yang mana sebaiknya yang harus digunakan?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, ada baiknya kita melihat terlebih dahulu nama perusahaan yang ingin dirancang logonya. Lettermark biasa digunakan oleh perusahaan yang memiliki nama unik. Hal ini akan membuat nama perusahaan menonjol dan menciptakan koneksi langsung antara logo dan nama secara emosional.

Panduan Lengkap Mendesain Logo


Sebaliknya, logomark bagus digunakan apabila nama perusahaan terlalu generik, misal penggunaan nama-nama umum seperti Apple, Blue, Speed, Stone, dll. Dalam hal ini pengguaan simbol yang iconic dapat membantu perusahaan lebih mudah untuk diidentifikasi oleh audiens.


5) Memilih Typeface

Tipografi adalah salah satu unsur penting yang harus diperhatikan dalam desain logo. Berikut adalah beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan typeface untuk desain logo.

Unik


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Sebaiknya hindari pengguaan font yang terlalu umum. Beberapa OS komputer seperti Window dan Apple biasanya punya font default yang sudah sangat banyak digunakan banyak orang. Ada baiknya memilih jenis font yang unik atau mendesain sendiri typface khusus untuk sebuah logo.

Readability


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Faktor keterbacaan sangat penting pada penerapan tipografi termasuk pada desain logo. Hindari menggunakan font yang sulit terbaca. Selain itu, sebaiknya hindari menggunakan efek pada lettermark dari sebuah logo, seperti outline, shadow, emboss, dsb. Hal tersebut malah membuat logo jadi semakin sulit terbaca.

Ketebalan


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Logo dalam aplikasinya berada pada berbagai macam ukuran. Pastikan logo dapat mudah dilihat dalam ukuran yang kecil sekalipun. Untuk itu, sebaiknya pilih jenis huruf yang memiliki ukuran ketebalan yang cukup sehingga mudah terbaca. Jenis huruf yang sangat tipis akan membuat typeface sulit terbaca dan hilang pada saat logo diperkecil atau berada pada jarak pandang yang jauh.

Relevansi


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Setiap jenis huruf melambangkan suatu sifat yang bisa dirasakan audiens. Seperti sifat 'kokoh' dan 'kuat' jika kita melihat font yang memiliki ketebalan yang kuat, atau sifat 'feminim' jika kita melihat font yang dekoratif dan tipis. Pastikan memilih font yang relevan dengan perusahaan yang diwakili.

Jumlah Jenis Huruf


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Batasi penggunaan jumlah font untuk logo. Terlalu banyak jenis font akan membuat logo menjadi rumit dan tidak estetis.

Kerning


Panduan Lengkap Mendesain Logo


Jarak antar huruf (Kerning) perlu dipertimbangkan ketika merancang logo. Pastikan untuk tidak membuat jarak yang terlalu rapat atau terlalu renggang pada typeface. Jarak yang baik akan membangun komposisi bentuk yang menarik pada logo.


6) Proses Mendesain Logo

Berikut adalah proses umum yang digunakan dalam mendesain sebuah logo :

Brief
Proses desain logo biasanya diawali dengan brief, pada tahap ini, desainer mencoba mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang dibutuhkan untuk mendesain logo seperti : Nama usaha, jenis usaha, target market, corporate positioning, kompetitor, segmen pasar, dsb.

Riset dan Brainstorming
Setelah terkumpul informasi yang dibutuhkan, proses beralih kepada riset serta brainstorming. Pada tahap ini, desainer mulai membangun konsep dan mencari ide.

Sketsa
Jika konsep dan ide sudah ada, proses dilanjutkan dengan membuat ragam sketsa dengan pensil dan kertas.

Panduan Lengkap Mendesain Logo


Vectorizing
Hasil dari sketsa kemudian ditransfer kedalam format digital (vector format). Biasanya, gambar hasil sketsa discan kemudian di tracing ulang menggunakan aplikasi vector seperti Adobe Illustrator.

Presentasi
Tahap selanjutnya adalah mempresentasikan desain kepada klien. Biasanya dalam presentasi desainer menjelaskan konsep dibalik logo yang telah dirancang, penggunaan warna, typeface, dsb.

Revisi
Setelah selesai dipresentasikan, biasanya akan ada revisi (perubahan) pada logo. Hal ini tentu bergantung kepada diskusi pada saat presentasi dengan klien.


7) Resource

Berikut adalah kumpulan resource bermanfaat terkait dengan desain logo :

Inspirasi


Komunitas


Blog/Website


Artikel


Kesimpulan

Desain logo tidak hanya dinilai pada unsur estetika tapi juga fungsi. Oleh karena itu, proses perancangan logo membutuhkan riset dan waktu untuk menghasilkan logo yang sesuai dan komunikatif. Walau secara bentuk sederhana, tapi ternyata banyak hal yang harus dipahami oleh desainer untuk merancang sebuah logo. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat, terlebih bagi desainer grafis yang ingin bergelut lebih dalam pada perancangan logo. Jika ada pertanyaan atau saran, jangan ragu untuk berkomentar. :)



Ikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio untuk mendapatkan update terbaru berupa tips, informasi, dan tutorial seputar desain grafis!

Minggu, 23 Desember 2012

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Bacaan Inspiratif - 22 Desember 2012

Posted: 22 Dec 2012 01:44 AM PST

bacaan inspiratif
Ini merupakan artikel mingguan di Desain Studio, berisi kompilasi link menarik di jagat internet setiap harinya. Dimaksudkan sebagai wadah untuk mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia desain grafis dan seni visual, Mulai dari tutorial, inspirasi, tips, informasi, serta artikel sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri agar menjadi lebih baik. Selamat membaca, semoga bermanfaat!




1) Difference Between Artists and Designers When it Comes to Creation

Difference Between Artists and Designers

Artikel ini menarik, membahas perbedaan antara designer (perancang) dan artist (seniman). Serta ditambahkan dengan kiat-kiat untuk memilih profesi yang ingin digeluti dengan cara melihat kelebihan dan kekurangan pada pribadi masing-masing.


2) 3 Ways Cartoons Can Improve Your Blog

Ways Cartoons Can Improve Your Blog

Punya blog sendiri? Jika iya, tidak ada salahnya mencoba mengkombinasikan gambar kartun kedalam blog. Berikut di artikel ini, ada tips tentang bagaimana caranya agar gambar kartun dapat meningkatkan kualitas sebuah blog.


3) Thoughts on why Spec Work is Bad and Why You Shouldn't Do It

why Spec Work is Bad

Spec Work (Speculative Work) merupakan salah satu topik debat yang paling panas di industri desain dewasa ini. Artikel ini memberi gambaran kenapa seharusnya seorang desainer itu harus menghindari spec work.


4) Less is More – How to Manage Simplicity in Web Design

Less is More

Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk memberi sentuhan minimalis pada sebuah website.


5) "End Of The World" Inspired Artworks

Inspired Artworks

Beberapa hari terakhir, dunia dihebohkan dengan isu kiamat pada tanggal 21-12-2012. Ternyata para seniman pun tidak ketinggalan. Berikut adalah karya inspiratif bertajuk "end of the world", semoga terinspirasi.




Ikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio untuk mendapatkan update terbaru berupa tips, informasi, dan tutorial seputar desain grafis!

Jumat, 21 Desember 2012

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Kumpulan Font Gratis Berkualitas di 2012

Posted: 20 Dec 2012 01:59 AM PST

Apapun bidang desain yang kalian geluti, rasanya sulit sekali untuk bisa mengabaikan yang namanya font. Yap! font memang menjadi salah satu elemen terpenting dalam sebuah karya grafis. Dan beruntung setiap harinya, selalu ada saja font berkualitas yang dibagikan secara gratis oleh typographer terbaik diseluruh dunia. Nah, berhubung 2012 segera berakhir, berikut ada koleksi font berkualitas di 2012 yang bisa kamu download secara gratis. Selamat menikmati!




01) Rex

Font Gratis Berkualitas


02) Metropolis

Font Gratis Berkualitas


03) Bariol

Font Gratis Berkualitas


04) Stroke

Font Gratis Berkualitas


05) Uralita

Font Gratis Berkualitas


06) Sablon

Font Gratis Berkualitas


07) Innercity

Font Gratis Berkualitas


08) Chrome

Font Gratis Berkualitas


09) Cassanet

Font Gratis Berkualitas


10) Ziamimi

Font Gratis Berkualitas


11) Hagin

Font Gratis Berkualitas


12) Manteka

Font Gratis Berkualitas


13) Great Vibes

Font Gratis Berkualitas


14) Geared

Font Gratis Berkualitas


15) Abraham Lincoln

Font Gratis Berkualitas


16) Blanch

Font Gratis Berkualitas


17) Lavenderia

Font Gratis Berkualitas


18) Snippet

Font Gratis Berkualitas


10) Bree Serif Regular

Font Gratis Berkualitas


20) Homestead

Font Gratis Berkualitas


21) Carton

Font Gratis Berkualitas


22) Novecento

Font Gratis Berkualitas


23) Ribbon

Font Gratis Berkualitas


24) Amaranth

Font Gratis Berkualitas


25) Otama e.p

Font Gratis Berkualitas





Ikuti FACEBOOK dan TWITTER Desain Studio untuk mendapatkan update terbaru berupa tips, informasi, dan tutorial seputar desain grafis!