Sabtu, 05 Mei 2012

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Majalah Titik Dua

Posted: 04 May 2012 03:43 AM PDT

Berikut adalah review tentang Majalah Titik Dua. Sebuah majalah dwi-bulanan yang mengangkat konten dan ulasan seputar dunia desain komunikasi visual. Dirancang oleh sebuah kepanitiaan di bawah naungan HIMDKV (Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual) Universitas Bina Nusantara. Majalah ini baru saja mengeluarkan edisi perdananya di bulan April lalu. Lahirnya majalah ini tentu menambah daftar resource desain komunikasi visual yang diharapkan memberi kontribusi positif tidak hanya bagi kalangan pelajar, pendidik dan praktisi desain komunikasi visual, tapi juga masyarakat pada umumnya. Check it out! :)


Cover

Hlm 1-2

Hlm 6-7

Hlm 10-11

Hlm 14-15

Hlm 22-23

Hlm 38-39

Hlm 46-47

Back Cover


Profil

Majalah Titik Dua merupakan sebuah majalah dwi-bulanan yang mengangkat konten dan ulasan seputar dunia desain komunikasi visual. Dirancang oleh sebuah kepanitiaan di bawah naungan HIMDKV (Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual) Universitas Bina Nusantara.

Nama Titik Dua sendiri berasal dari istilah sebuah tanda baca yang dipakai apabila ingin menjelaskan atau menguraikan sesuatu dengan lebih terperinci. Sama halnya dengan misi Titik Dua yang tidak hanya sekedar menyediakan informasi, tetapi juga berupaya mengajak dan menginspirasi pembacanya untuk menjadi mahasiswa dengan pola pikir kritis sehingga dapat membentuk sudut pandangnya sendiri.

Majalah Titik Dua telah launching edisi perdananya pada tanggal 05 April 2012 bertempat di Plaza Syahdan Kampus Binus. Tema yang dibahas diedisi ini adalah Apresiasi Desain. Untuk mendapatkannya bisa melalui e-mail ke redaksititikdua@yahoo.co.id atau menghubungi contact person Titik Dua, Cherry (08990986000) dan Dian (085695451179).


Spesifikasi Majalah:

Ukuran : 21cm x 21cm
Tebal : 54 halaman
Harga : Rp 18,000,-

Facebook page: www.facebook.com/TitikDuaTidu
Twitter: @Titik_Dua


Selasa, 01 Mei 2012

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Bacaan Inspiratif -30 April 2012

Posted: 30 Apr 2012 01:08 AM PDT

Ini merupakan artikel mingguan di Desain Studio, berisi kompilasi link menarik di jagat internet setiap harinya. Dimaksudkan sebagai wadah untuk mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia desain grafis dan seni visual, Mulai dari tutorial, inspirasi, tips, informasi, serta artikel sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri agar menjadi lebih baik. Selamat membaca, semoga bermanfaat!




1) Lighting Shutter Text Effect Tutorial

Tutorial ini menjelaskan bagaimana caranya membuat efek tipografi cantik menggunakan Photoshop. Hasilnya sangat mengesankan, namun langkah pembuatannya tidak begitu rumit. Buat kamu yang sedang ingin mendalami Photoshop, rasanya tutorial ini sayang kalau dilewatkan.


2) The next step in building my design business: what makes a great portfolio site?

Artikel ini mengulas secara detail : "Apa yang membuat sebuah situs portfolio menjadi bagus?". Jika kamu memang sedang atau ingin membangun situs portfolio untuk pribadi atau studio, kamu bisa mengaplikasikan tips-tips yang dijelaskan diartikel ini.


3) Case Study Of The Creative Process of Designing A Poster In Illustrator

Case study tentang pembuatan sebuah poster bergaya ilustratif di Adobe Illustrator. Dipresentasikan dengan sangat mendetail oleh Alex Roman. Dari artikel ini, kamu bisa mengetahui bagaimana seorang ilustrator profesional bekerja dengan sangat hati-hati untuk menjaga kualitas dan orisinalitas sebuah karya melalui proses yang diterapkan.


4) 5 Factors That Ruin a Graphic Designer's Creativity!

Artikel ini bercerita tentang 5 faktor yang sangat berpengaruh dalam merusak kreatifitas seorang desainer grafis. Artikel ini ringan dan mudah dicerna serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.


5) Harry Potter Re-imagined As Disney Characters

Makani, seorang ilustrator membuat sebuah kumpulan artwork dengan tokoh-tokoh yang ada di cerita Harry Potter. Namun karya yang dibuat tidak biasa, melainkan berbau plesetan dimana para tokoh dalam Harry Potter diilustrasikan sebagai karakter Disney dengan style ilustrasi yang sangat khas Disney.

Sabtu, 28 April 2012

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


5 Tips Meningkatkan Skill Desain

Posted: 27 Apr 2012 06:16 AM PDT

Desain grafis merupakan sebuah profesi yang sangat menantang, dinamis, dan (yang paling penting) menyenangkan untuk dilakukan. Menjadi desainer grafis tidak semudah yang dibayangkan. Project-nya variatif, butuh mental, ketekunan, fokus, wawasan, bahkan kesabaran yang ekstra tinggi. Bagi kamu yang ingin meningkatkan skill/kemampuan desain kamu di bidang ini, ada beberapa tips yang diharapkan bermanfaat. Tips-tips ini merupakan esensi lahirnya sebuah rancangan grafis yang fungsional dan memiliki kedalaman.




1) Learn the Basic!


Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas desain kamu adalah belajar prinsip-prinsip dasar dalam desain grafis. prinsip-prinsip tersebut adalah fondasi dasar. Jika fondasinya sudah benar, selebihnya akan mengalir dengan sendirinya. Diantara hal-hal dasar yang harus dipelajari adalah mengenal bentuk, tata letak, proporsi, keseimbangan (balance), kesatuan (unity), pengulangan (repetation), maupun teori-teori persepsi seperti gestalt, dll.

Prinsip-prinsip dasar tersebut merupakan hal ilmiah yang ditemukan melalui eksperimen orang-orang terdahulu. Pada desain grafis, prinsip dan pengetahuan dasar menyentuh aspek-aspek vital seperti fungsi dan estetika.


2) Berfokus kepada Tujuan


Karya grafis adalah rancangan yang mengedapankan fungsi/tujuan. Maka penting bagi desainer grafis untuk selalu mengedepankan tercapainya fungsi. Seringkali kebanyakan dari kita terlalu terfokus kepada nilai estetis atau keindahan sehingga lupa kepada fungsi. Sehingga tidak jarang sebuah output karya grafis penuh sesak oleh elemen-elemen yang dianggap bakal membuat karya menjadi lebih estetis/indah, pada saat yang sama elemen-elemen itu malah merusak fungsi utama karya grafis yaitu menyampaikan pesan dan informasi.


3) Manajemen Waktu


Sebuah rancangan yang baik tentu saja butuh waktu untuk diwujudkan. Project desain yang terburu-buru membuat kita melupakan detail-detail kecil yang sangat berpengaruh. Solusi terbaik adalah memberikan deadline yang realistis, kemudian mengedukasi klien melalui proses yang harus dilalui untuk mewujudkan hasil kerja yang maksimal. .


4) Keep It Simple, Stupid! (KISS)


"Keep It Simple, Stupid!" adalah kalimat yang populer dikalangan creative professional. Intinya adalah menekankan pentingnya kesederhanaan dalam sebuah karya, apapun itu. Output yang sederhana akan lebih mudah dimengerti. Ini juga terkait dengan bagaimana membuat karya grafis menjadi fungsional.


5) Mendalami Proses


Setiap bidang desain grafis seperti layout, ilustrasi, dan digital imaging masing-masing membutuhkan proses yang berbeda dalam pengerjaannya. Belajarlah untuk menemukan tehnik dan proses kerja yang baik, baik itu dari desainer senior, di komunitas, buku, internet, dll. Proses yang tepat tidak hanya menjadikan pekerjaan menjadi lebih efisien, tapi juga memberi ruang bagi desainer untuk fokus menjaga kualitas sebuah karya.



That's it.. Mudah-mudahan tips-tips ini bermanfaat untuk mengupgrade kemampuan kamu dibidang desain grafis. Tentu saja tidak ada yang instant disini, pembelajaran tetap butuh proses dan seringkali banyak rintangan. "Hanya yang kuat dan cukup gila yang akan bertahan", begitu ucap salah seorang admin Desain Studio. :D


Tentang Penulis
Ajir — Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio | all post by Ajir

Selasa, 24 April 2012

DESAINSTUDIO.COM

DESAINSTUDIO.COM


Membuat Maskot di Illustrator

Posted: 23 Apr 2012 06:16 AM PDT

Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba membuat sebuah maskot kartun dengan Adobe Illustrator. Langkah-langkahnya sederhana, kamu yang pemula sekalipun akan mudah untuk memahaminya. Tutorial ini menggunakan mouse untuk tracing elemen per elemen dari maskot yang akan dibuat. Next time (maybe), kita juga akan belajar bagaimana caranya tracing menggunakan pen tablet, so stay tuned! Ok, langsung saja, berikut step by step pembuatan maskot kartun di Adobe Illustrator, Check it out!

Berikut adalah sekilas penerawangan hasil akhir dari tutorial yang segera akan kita kerjakan :


Step 1 : Sketsa
Pada tutorial ini, kita akan membuat sebuah maskot hanya menggunakan mouse tanpa Pen Tablet. Jadi kita butuh yang namanya sketsa awal untuk membantu kita meraba anatomi karakter yang ingin kita buat. Pada contoh kali ini, saya membuat sketsa awal menggunakan pencil tool. Jangan khawatir walaupun bentuknya berantakan, karena ini hanya sebagai wireframe dan cuma dijadikan sample untuk melakukan tracing.



Step 2 : Outline
Jika sudah, seleksi semua garis dari sketsa lalu Group (Ctrl + G), kemudian turunkan opacitynya menjadi 20% agar kita leluasa melihat garis tracing. Selanjutnya, klik kanan pada objek sketsa lalu pilih Lock File (Ctrl + 2). Pada tahap ini, saya memulai melakukan tracing menggunakan Pen tool (p), dimulai dari rambut dan bagian badan keseluruhan (lihat gambar).




Step 3
Lengkapi dengan menambah detail elemen lain seperti mata, hidung, mulut, dsb dengan masih menggunakan Pen tool (p).



Step 4 : Pewarnaan Dasar
Sekarang, object sketsa yang sudah dilock tadi bisa dihapus, caranya tekan Ctrl + Alt + 2 untuk mengunlock object lalu tekan tombol Delete di keyboard. Kemudian, seleksi semua objek garis si maskot dan Group (Ctrl + G).



Step 5
Sekarang kita akan mulai untuk mewarnai. Seleksi objek garis maskot tadi lalu pilih Live Paint Bucket tool (K). Tool ini berfungsi untuk mewarna gambar perelemen terpisah. Kamu bisa mencoba mengarahkan Live Paint Bucket tool ke maskot, dan lihat, elemen yang diarahkan akan ditandai dengan warna merah. Pilih warna yang diinginkan, lalu klik untuk memberikan warna.



Step 6
Jika semua warna dasar telah diberikan, seleksi maskot dan pada Menu Bar pilih Object > Expand. Lalu klik kanan dan pilih Ungroup (U) untuk memisahkan elemen-elemen yang membentuk maskot tersebut.



Step 7 : Shadow & Highlight
Saatnya memberi shadow untuk maskot ini. Buat sebuah objek yang akan diasumsikan sebagai shadow (lihat gambar). Kemudian duplikasi objek warna pada wajah tepat diatasnya, caranya seleksi objek wajah, tekan tombol Ctrl + C (Copy) dan Ctrl + F (Paste in Front) di keyboard. Selanjutnya mudah saja, seleksi hasil duplikasi objek wajah tadi dan objek shadow yang baru dibuat, lalu pilih Window > PathFinder di Menu Bar dan klik pada tombol Intersect di PathFinder palette (lihat gambar). Maka objek shadow tadi akan terbentuk mengikuti bentuk objek wajah. Selanjutnya tinggal mewarnai objek shadow dengan warna yang lebih gelap dari objek wajah sehingga dapat dipersepsikan sebagai bayangan.



Step 8
Dengan langkah yang sama, buat juga bayangan pada elemen-elemen lain. Tapi harus diingat, setiap elemen memiliki warna shadow yang berbeda sesuai dengan warna dasarnya. Pemberian warna yang kurang tepat biasanya akan membuat maskot terlihat aneh dan tidak menarik.



Step 9
Selanjutnya tinggal menambahkan highlight. Prinsipnya sama saja dengan membuat shadow, hanya saja warna-warna yang diberikan untuk membuat highlight harus lebih terang dari warna dasar (lihat gambar).



Hasil Akhir
Inilah hasil akhir yang kita dapat dari tutorial kali ini. Prinsip pembuatannya sederhana, hanya harus lebih sering dilatih agar terbiasa dan lebih mahir, semoga bermanfaat! :)


Tetap update tutorial, info, dan tips seputar desain grafis dengan mengikuti Facebook dan Twitter Desain Studio!

Tentang Penulis
Ajir — Desainer grafis, blogger, juga pecandu kopi. Terobsesi dengan segala sesuatu terkait komunikasi visual. Bercita-cita ingin menjadi guru SD sebuah sekolah di pelosok desa yang jauh dari keramaian.
email : ajir86[at]gmail.com | twitter : @desain_studio | all post by Ajir